Kemah 2K17
Kemah 2K17
Saat saya kemah di sekolah saya pada tanggal 6-7 Oktober
2017, saat saya kemah saya sedikit kecewa karena sekolah ingin
melaksanakannya di Nangun Kerti, namun karena Gunung Agung dalam status
siaga, kami tidak jadi melaksanakannya di sana dan memutuskan untuk
melakukanya di sekolah, namun ternyata kemahnya tetap menyenangkan.
Menurut saya hal yang paling menyenangkan adalah saat kita melakukan games, saat itu keadaan sudah mendung dan mulai gerimis, saya sudah memiliki firasat buruk karena games akan ditiadakan, namun ternyata games tetap dilaksanakan walau keadaan hujan, saat hujan menjadi hal yang paling menyenangkan, karena kami semua dapat bermain basah-basahan bersama.
Games yang diadakan cukup menyenangkan, ada hasta karya, cerdas cermat, membuat pionering dan tandu, estafet air, dan mematikan lilin. Dari semua games tersebut yang paling menyenangkan adalah mematikan lilin, dalam permainan ini semua anggota regu ikut bermain.
Cara bermainan cukup mudah, setiap bermain ada 2 regu, rgu yang 1 menjaga lilin dan regu satunya lagi melemparkan kantung plastik ke regu yang bertugas menjaga lilin tersebut, regu yang menjaga lilin harus bisa berjalan ke pos-pos yang sudah ditentukan, semakin jauh pos yang didatangi semakin besar poin yang didapat.
Pada akhir permainan, regu saya tidak mendapatkan juara, tetapi kami tetap senang karena kami dapat bermain sepusanya dan kami telah memberikan yang terbaik bagi regu kami. Regu teman saya mendapat juara 1 dan mereka terus mengejek kami, tapi kami tetap bersabar dan menerima kekalahan denga lapang dada.
Hal yang saya dapat petik dari cerita saya ini adalah jangan menduga hal yang tidak-tidak sebelum mengetahui hal yang benar dan jika belum pasti dan yang kedua adalah kita harus bisa menerima kekalahan dengan berlapang dada.
Sekian dari saya, semoga kalian dapat memperoleh hal positif setelah membaca cerita saya dan Tuhan Yesus memberkati.
Menurut saya hal yang paling menyenangkan adalah saat kita melakukan games, saat itu keadaan sudah mendung dan mulai gerimis, saya sudah memiliki firasat buruk karena games akan ditiadakan, namun ternyata games tetap dilaksanakan walau keadaan hujan, saat hujan menjadi hal yang paling menyenangkan, karena kami semua dapat bermain basah-basahan bersama.
Games yang diadakan cukup menyenangkan, ada hasta karya, cerdas cermat, membuat pionering dan tandu, estafet air, dan mematikan lilin. Dari semua games tersebut yang paling menyenangkan adalah mematikan lilin, dalam permainan ini semua anggota regu ikut bermain.
Cara bermainan cukup mudah, setiap bermain ada 2 regu, rgu yang 1 menjaga lilin dan regu satunya lagi melemparkan kantung plastik ke regu yang bertugas menjaga lilin tersebut, regu yang menjaga lilin harus bisa berjalan ke pos-pos yang sudah ditentukan, semakin jauh pos yang didatangi semakin besar poin yang didapat.
Pada akhir permainan, regu saya tidak mendapatkan juara, tetapi kami tetap senang karena kami dapat bermain sepusanya dan kami telah memberikan yang terbaik bagi regu kami. Regu teman saya mendapat juara 1 dan mereka terus mengejek kami, tapi kami tetap bersabar dan menerima kekalahan denga lapang dada.
Hal yang saya dapat petik dari cerita saya ini adalah jangan menduga hal yang tidak-tidak sebelum mengetahui hal yang benar dan jika belum pasti dan yang kedua adalah kita harus bisa menerima kekalahan dengan berlapang dada.
Sekian dari saya, semoga kalian dapat memperoleh hal positif setelah membaca cerita saya dan Tuhan Yesus memberkati.

Komentar
Posting Komentar